
Menghentikan Debu: Cara Mendapatkan Suhu Panas Tanpa Kontaminasi di Ruang Kelas 100
Jika Anda berada di lingkungan kelas 100 (ISO 5), Anda pasti tahu betapa sulitnya menjaga kebersihan di sana. Sebuah serpihan kecil cat atau sedikit lem yang terlepas dari bagian penutup pemanas saja sudah cukup untuk merusak seluruh produk yang diproses. Pemanas biasa memang tidak cocok digunakan untuk hal ini; mereka cenderung mengeluarkan zat-zat berbahaya saat proses pemanasan dan pendinginan berlangsung.
Kami memutuskan untuk mengatasi masalah ini dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi, seperti kuarsa murni dan baja tahan karat yang diproses dengan sangat hati-hati.
Mengapa kami menggunakan kuarsa murni?
Sebagian besar kaca tidak bisa menahan panas tanpa mengeluarkan gas berbahaya (VOCs). Kami menggunakan kuarsa sintetis yang berkualitas tinggi sebagai penggantinya. Kuarsa ini tetap stabil, bahkan ketika suhunya sangat tinggi.
Yang paling penting adalah, panas inframerah dari pemanas ini langsung mencapai permukaan benda yang diproses. Dengan demikian, tidak ada waktu yang terbuang untuk memanaskan udara di sekitarnya. Hal ini sangat penting, karena dapat mencegah arus konveksi yang menyebabkan debu terangkat dari lantai dan mengenai produk yang diproses.
Penutup Pemanas yang Tidak Memiliki “Tempat Persembunyian” untuk Debu
Kami tidak memperlakukan penutup pemanas sebagai sekadar braket biasa. Penutup ini lebih mirip perisai yang melindungi permukaan pemanas. Kami menggunakan baja tahan karat jenis 316L, lalu menghilangkan segala kerutan pada permukaannya hingga permukaannya menjadi halus seperti cermin. Mengapa? Karena adanya kerutan kecil akan menjadi “tempat persembunyian” bagi debu. Jika permukaannya halus (Ra < 0,4 μm), maka debu tidak akan memiliki tempat untuk menempel.
Kami juga membenci penggunaan rivet. Rivet mudah longgar, sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada permukaan pemanas. Oleh karena itu, kami menggunakan metode pengelasan TIG untuk menyambung semua bagian pemanas tersebut. Permukaannya pun dibuat halus dan rata, tanpa adanya celah atau kerutan.
Kekurangan penggunaan kuarsa murni
Kuarsa murni memang sangat baik untuk menjaga kebersihan, tetapi bahan ini rapuh. Jika alat tertentu jatuh di atasnya atau suhu pemanas berubah secara drastis, kuarsa tersebut akan retak. Untuk mencegah hal ini, pastikan braket yang digunakan memiliki mekanisme pengaman yang memungkinkan bahan tersebut tetap stabil meski mendapat tekanan.
Kami merancang alat ini agar dapat digunakan langsung dalam sistem produksi yang sudah ada. Kami menghilangkan semua bahan perekat dan lapisan pelindung yang biasa digunakan pada pemanas komersial, karena bahan-bahan inilah yang biasanya menjadi sumber kontaminasi. Dengan begitu, Anda dapat mendapatkan suhu panas yang diperlukan, tanpa perlu khawatir soal spesifikasi penyaringan udara.